RSS

Akhirnya, Topeng SKI Terbongkar!

       Sentra Kerohanian Islam (SKI), itulah nama Lembaga Dakwah Kampus (LDK) yang tak asing lagi terdengar dikalangan para mahasiswa, dosen, maupun seluruh civitas akademika Universitas Negeri Gorontalo (UNG). LDK yang aktif berkiprah dalam keagamaan dan keilmuan untuk mencanangkan perubahan yang kontrukstif menuju kampus berkarakter islami, sejak bertahun-tahun yang lalu hingga saat ini telah banyak menorehkan sejarah-sejarah peradaban dengan melahirkan kader-kader yang produktif, kompetitif, komunikatif, aktif, dan kreatif.

       Menurut Ibnul Qoyyim “Dan pohon ketegaran serta tekad tak akan berdiri tegak kecuali di topang oleh batang kesabaran”, begitu pula halnya dengan SKI yang terus berupaya untuk melakukan pembinaan-pembinaan intensif kepada para mahasiswa melalui kegiatan mentoring dan lain-lain. Mampu mendobrak perubahan untuk memunculkan potensi yang dimiliki dan dioptimalkan. Sehingga terbukti dapat memberikan kontribusi yang berarti bagi kemajuan perkembangan islam, mahasiswa dan seluruh elemen lingkungan kampus itu sendiri.

      Keinginan SKI untuk terus berkarya dalam kata dan perbuatan, sebenarnya lahir dari kesadaran akan pekembangan zaman dan teknologi yang semakin meningkat. Dimana moralitas dan tatanan kehidupan masyarakat dunia semakin terpuruk oleh maraknya perang peradaban yang digelar oleh para pemikir sekuler untuk meruntuhkan keyakinan dan pondasi  agama islam yang semakin lemah. Akibatnya, para kader SKI menanggalkan kebiasaan berpangku tangan dengan mengumpulkan kekuatan untuk terus bergerak dan menyampaikan risalah, sebagaimana Allah SWT berfirman,
"Maka sampaikanlah olehmu secara terang-terangan segala apa yang diperintahkan (kepadamu) dan berpalinglah dari orang-orang yang musyrik." (AI-Hijr: 94)

Sahabat IntelekMuda….!!!
        Banyak saya temukan dari pemikiran bebas para mahasiswa terutama mahasiswa baru, yang salah menafsirkan bahwa kader-kader SKI itu hanya mahasiswa pecinta mesjid. Dimana waktunya habis untuk nongkrong dimesjid kampus, tilawah sepanjang hari, ikut kajian islami sana sini, harus yang pandai mengaji, bisa ceramah, punya pengetahuan agama yang mumpuni dan mungkin seharian terkungkung dalam aktivitas ibadah yang itu-itu saja. Akibatnya, lahir kesenjangan jiwa dari para calon pembaharu bangsa ini, yang memandang ngeri Si jilbaber dan jenggotan atau para penyandang jidat hitam yang dielu-elukan terlalu eksklusif.

       Maaf kawan…! Mungkin saya sedikit bernostalgia. Hal yang terjadi pada teman-teman, itupun terjadi kepada saya 5 tahun yang lalu. Saat saya memutuskan untuk bergabung dalam LDK Kampus SKI. Ketakutan dan tidak percaya diri tiba-tiba menggerogoti relung hati ketika di sodorkan UKM SKI oleh seorang teman. Kala itu jiwa sayapun hendak merontak.

      “Aduhhh, pasti yang namanya ikut organisasi, akademik keteteran, apalagi namanya dakwah, pasti disuruh ceramah di depan banyak orang. Disuruh ngaji pula, padahal jangankan ilmu tajwid, bacanya saja kayak bayi yang baru belajar ngomong, pa……pa…a……..mmm..ma….ma…a” hehehe. Biasa, penyakit karatan karena puluhan tahun tidak pernah membuka Al-Quran. Sejenak kemudian, ada suara jelmaan malaikat berbisik lagi.

    “Ah,katanya kakak-kakak SKI itu baik. Barangkali saya juga bisa jadi baik”. Tiba-tiba hati ini bergumam lagi.

    “Ooow katanya juga, asistensi agama islam yang jadi tutornya itu kakak-kakak SKI. Barangkali kalau gabung, bisa dapat A,,,, hahahaha emang dasar pemikir ekonomi yang tak mau rugi”. Akhirnya saya memilih UKM SKI.
 
     Seiring berjalannya waktu, samar-samar mulai nampak wajah SKI yang sebenarnya. Ternyata setelah terjun langsung ke dalam mentoring, menyatu bersama para kader lain,akhirnya terkuak bahwa SKI bukan hanya bergerak dalam bidang keagamaan saja, namun juga berkecimpung dalam seluruh bidang yakni sosial, ekonomi, sains dan keilmuan lainnya.

     Hai kawan….. ternyatapemikiran kita keliru selama ini tentang SKI!

    Simak baik-baik ya….beberapa poin celoteh saya tentang SKI dalam AKSI.

A (Amanah,Aktif, Akademik)

    Meskipun sangat kita sadari bahwa, manusia jauh dari kata sempurna. Begitu juga denga nkader SKI yang bukan merupakan kumpulan para malaikat. Para kader dengan kelebihan dan kekurangannya dilatih untuk mengemban berbagai amanah, yang menjadikan mereka semakin cerdas dalam bertindak, aktif bergerak, responsif terhadap gejala-gejala masalah yang mewabah di masyarakat kampus maupun luar. Dan tentu, tetap memperhatikan kondisi akademik para kader dengan mengadakan Training Motivasi setiap tahunnya. Melakukan evaluasi IP/IPK setiap semester. Mengadakan seminar-seminar keilmuan. Menobatkan kader berprestasi setiap tahunnya dalam SKI AWARD. Bahkan menampung keluh dan curhatan masalah kuliah para kader di lingkaran mentoring, dan masih banyak lagi aspirasi yang berusaha diwadahi oleh LDK SKI itu sendiri.


K(Komunikatif dan Kreatif)

    Saking banyaknya amanah yang diemban oleh para kader, sehingga berdampak pada keahlian atau skill  yang dimilikinya. Berbagai macam ilmu telah digarap dengan sebaik mungkin, hingga melahirkan potensi yang terus mengkristal. Termasuk salah satunya kemampuan berkomunikasi  yang baik. Contoh upayanya yakni dengan mengadakan Talk Show, Public speaking, dan agenda-agenda lainnya, yang terus mendongkrak potensi para kader. Selain itu, para kader juga terus dipacu untuk berpikir kreatif dan inovatif, sehingga mampu berdaya saing untukmelejitkan karya di bidang apa saja.

S(Spiritual)

    Percayalah kawan, segala visi dan misi hidup tidak akan berkah bila tidak ditopang oleh  landasan keimanan yang kuat kepada Allah SWT dan Rasul-Nya. Apalagi mengingat umur kita yang tak cukup bila dibandingkan dengan satu hari saja kehidupan di akhirat. SKI dengan karyanya, terus merangkul seluruh lapisan kampus dalam kebaikan untuk mengimani Allah SWT, Rasulullah tuntunanya, Al-Qur’an serta As-sunnah pedomannya. Dan Alhamdulillah terealisasikan melalui mentoring, kajian, tatsqif, MTQ, tadarusankeliling di rumah-rumah dosen dan masih banyak lagi.

  I (Intelektual)
    Dari Abu Hurairah, sesungguhnya Rasulullah SAW bersabda,
    “Barangsiapa yang mengajak pada petunjuk, maka baginya adalah pahala seperti pahala orang yang mengikuti ajakannya tanpa dikurangi sedikitpun dari pahala mereka…” (HR.Muslim)
    Seperti halnya SKI yang terus berkiprah dalam keilmuan untuk mendulang ilmu sebanyak mungkin. Dengan syiar yang terus digemakan, dan diselaraskan dengan kemajuan sains serta teknologi. Hingga tetap berada pada koridor keislaman, berupaya meningkatkan tsaqafah (Intelektulitas) para kader dalam setiap dentuman waktu untuk kebutuhan update informasi yang terus berkembang.

    Nah, sudah paham kawan! Topeng SKI telah saya buka untuk teman-teman ketahui. Semoga apa yang saya tuturkan di atas dapat menjadi pertimbangan teman-teman untuk bergabung bersama-sama menjadi keluarga besar SKI. Sehingga dapat memberikan manfaat bagi siapa saja. Bukankah Rasulullah berkata “yang terbaik diantara kita adalah yang dapat memberi manfaat bagi banyak orang”. Salam ukhuwah fillah

  • Digg
  • Del.icio.us
  • StumbleUpon
  • Reddit
  • RSS

0 komentar:

Posting Komentar